Kamis, 26 Juni 2008

Terima kasih bu Guru

Hari ini saatnya mengambil raport di sekolahan Aldi. Di Undangan tertulis mulai jam 08.00 - 10.00 pagi. Pagi ini yang mau mengambil raport adalah kami ber4 (Ayah, Ibu, Mas Aldi & Raihan). Hahaha meuni banyakan gitu yak... Yaaah secara nantinya Raihan juga akan bersekolah di lokasi yang sama, itung2 sekalian pengenalan deh. Sampai di kelas Aldi, udah ada beberapa Ayah &/Ibu yang sudah hadir. Sambil duduk, aku menghitung kira2 aku berasa di antrian ke berapa. . Hmmm ada 5 orang lagi. Oke palingan gak sampai 1 jam . Awalnya Raihan masih duduk manis di kelas mas Aldi. Lama2 gerah juga kali yaa... akhirnya dia mencari masnya keluar sambil dibuntuti Ayahnya.

1 jam sudah berlalu. Ternyata baru ada 2 orang yang selesai. Aku sms Ojob, ternyata anak2 lagi main ke TK. Baguslah.. biar Raihan ntar gak kaget klo pas saatnya masuk sekolah.

Sambil menunggu giliran, aku juga mencuri dengar apa yang diperbincangkan bu Guru dan orangtua murid. Subhanallah.. ternyata bu Guru itu dengan detail mendiskripsikan kelemahan dan kekuatan masing2 anak . No wonder 1 ortu bisa memakan waktu 15 - 30 menit. Salut banget sama bu Guru. Jadi si ortu terbuka matanya tentang aktivitas si anak selama di kelas.

Begitu giliran Aldi, hiks.. jadi semakin terharu karena semester ini Aldi ada perkembangan yang cukup significant. Yang selama ini susah banget kalau disuruh belajar, ternyata prestasinya diatas rata2 kelas. Bu Guru dengan sangat detail memberi tahu tipe belajarnya Aldi kalau di sekolah. Dia adalah seorang Auditory, sehingga dikasih tau sekali saja akan dengan mudah mengerti dan disimpan dalam memory otaknya. Trus bu Guru juga bercerita bagaimana dia sehari2 disekolah, gimana positifnya persaingan untuk menjadi yang terbaik di kelas. Bukan dengan saling menjatuhkan, tetapi saling menyemangati. Yang aku ingat, bu Guru bilang anak2 dikelasnya sudah sangat dewasa heheheheee... (Ini pertanda baik atau pertanda buruk yaa . Jangan sampai dewasa sebelum waktunya neeeh). Alhamdulillah, Mas Aldi dapat kenang2an seperti gambar dibawah. I am so proud of you Mas.. Keep up the good work. Mudah2an akan lebih baik lagi di kelas 2 nanti yaaa....

Untuk bu Sri, Terima kasih atas bimbingannya selama setahun ini .

Senin, 23 Juni 2008

Graduation's Day




Gak terasa, usai sudah masa2 Raihan bermain2 di PG Rumah Kita. Rasanya baru kemarin Raihan masih menangis di sekolah. Tapi hari Sabtu yang lalu keliatan banget perkembangan Raihan yang dengan pedenya bermain bersama teman2nya dan juga bercanda mesra dengan bu gurunya hiks... terharu.

Well, orang mau cerita ttg Graduation's Day koq malah bermellow ria.
Thema acara kali ini adalah alat transportasi. Jadi tiap2 kelas menampilkan Gerak dan Lagu dengan tema masing2. Ada yang naik sepeda, sampai naik kapal laut :-D
Seru liat tingkah polah anak2 yang masih polos itu. Ada yg dengan pedenya goyang2 mengikuti gerakan Ibu Guru, ada yang mogok liat temennya, ada yang menangis di panggung. hehehe.. wajarlaaah.... namanya juga anak2 balita.

Tidak kalah seru adalah polah para orangtua yang akan mengabadikan acara itu.. hihihi.. yang tadinya duduk manis sebelum acara dimulai, begitu acara mulai lgs terjadi hiruk pikuk berdesakan di depan panggung (termasuk my ojob hihihiiiii)

Ini beberapa gambar yang bisa menceritakan suasana di pagi hari itu

Graduation's Day




Hari Sabtu tgl 21/06/2006, ada acara Graduation's Day di sekolah Raihan yaitu di Rumah Kita.
Senangnyaaa lihat Raihan mau menyanyi sambil menari :-D
(Raihan yg kaosnya ada angka 5-nya - kedua dari kanan)

Applying Sun Tzu's Art of War in Managing Your Children

Rating:★★
Category:Books
Genre: Parenting & Families
Author:Khoo Kheng-Hor
Buku mungil ini aku dapat pada saat memenangkan salah satu Game di training yang aku ikuti. Udah mayan lama siiih. Baru sempet bikin review sekarang.

Buku ini berisi tentang kiat2 bermanfaat yang dapat membantu kita mendidik anak secara efektif. Kiat2 yang ada dalam buku ini dapat membantu kita bertindak sesuai dengan peran sebagai orangtua, melaksanakan tanggung jawab membesarkan anak2 dengan benar agar kelak menjadi manusia yang bertanggung jawab dalam hidupnya.

Buku ini dibagi dalam 4 bagian, dan masing2 bagian memberikan tips gimana menghandle anak yang baik. Aku cuplikkan beberapa contoh (mudah2an penulisnya gak keberatan)
1. Mengapa Mempunyai Anak?
 Alasan yang sangat salah dalam mempunyai anak adalah agar kelak mereka bisa membantu dan mengurus Anda dan/atau pasangan Anda di usia senja. Alasan salah lainnya adalah karena ego ortu yang menginginkan sang anak mencapai apa yang tidak bisa dicapai oleh mereka.
 Tujuan yang benar adalah memastikan si anak tumbuh menjadi seorang dewasa yang bertanggung jawab, yg bisa sukses berkontribusi untuk umat manusia dengan caranya sendiri

2. Tahap Pertumbuhan
 Jadilah panutan yang baik karena anak2 mencerminkan diri Anda  bener banget ini, soalnya anak adalah seorang peniru yang baik
 Jangan memberi sinyal yang salah pada mereka  kalau menerapkan disiplin harus tegas. Mana yang benar mana yang salah. Dan harus konsisten!
 Kapan perlu memukul anak yang berbuat salah  Glek! Ternyata memang ada saatnya kita harus memberikan hukuman loh.. Tapiiiiii dengan catatan, setelah segala daya upaya untuk mengingatkan mereka ketika berbuat salah sudah gagal. Dari mulai menegur dengan kata2 ringan, kemudian agak tinggi nadanya & lebih keras suaranya, dan pada saat anak2 tetap keukeuh, kita diharuskan memberikan satu atau dua pukulan. Di buku ini ditulis „Sayangnya, banyak protes keras akhir2 ini dimana hak azasi manusia telah menjadi olok2, ortu bahkan dijebloskan ke penjara krn memberi hukuman fisik“. Tp klo dipikir2, emang sayang banget mukul anak sendiri hiks...
 Jauhkan emosi dalam menegakkan disiplin
 Jangan memanjakan anak
 Limpahkan tanggung jawab yang sesuai pada anak
 Berikan hadiah untuk memotivasi anak
 dll

3. Tahap Pemberontakan (mostly untuk anak pra remaja. Ada baiknya dibaca dari sekarang biar gak salah penanganan pas anak2 masuk usia ini)
Tips2 a.l.:
 Hindari pertengkaran dengan anak remaja Anda
 Tundukkan anak remaja anda tanpa pemaksaan
 Jangan memaksa anak Anda diluar kemampuannya

4. Tahap Dewasa Muda
Bantulah Anak membuat keputusan hidup yang penting
Ulurkan bantuan, tapi jangan berlebihan

Minggu, 22 Juni 2008

Jakarta Book Fair

Start:     Jun 28, '08
End:     Jul 6, '08
Location:     Istora Senayan
Klo mo beli buku2 berkualitas & harga diskonan, wajib datang ke event akbar ini. Biasanya banyak banget yg buka stand di sini.

Segala macam buku bakal bisa ditemui disini.
Ada juga acara bedah buku (bagi yg suka), terus ketemu dg para penulis, dsb.

Hmmm... siap2 kalap neeeeh pagi para penyuka buku

Rabu, 18 Juni 2008

Panscious Pancake

Rating:★★★★
Category:Restaurants
Cuisine: European
Location:Pacific Palace 4th fl (atau 5th ya?)
Having a chance to accompany visitor from Singapore Regional Office. Hmmm.. kesempatan neeeeeh.... Lunch time... kita ajakin ke Pacific Palace hahahhaa... Norak banget deh... ketauan banget niatnya ... (secara lg ada Branded Sale di Ballroom Ritz Carlton situ kekekekekkk)

Si tamu ditanyain mo makan apa, dia bilang terserah deh. Loe pilih aja yg loe blom pernah. Toh company pay ini hihihiii (iih nih tamu asik banget deh pokoknya)

Finally we go to Panscious Pancake. Hmm rame banget deh nih resto... sampe ngantri2.. tp untung pas kita datang masih ada 1 meja utk 4 orang.
Lihat menunya ciamik2 banget penampakannya... Dan ada yg 'aneh' mnrt gw..
Specialities-nya sesuai namanya adalah Pancake. Dengan berbagai rasa. Even sampe rendang pun ada! Tp selain Pancake, resto ini jg menyediakan Pasta dan juga Steak.

Rasanya?
Aku pesan yang Mango (yg ada di gambar itu). Hmmm bener dahsyat rasanya.
Trus selain itu pesan Fetucini Tuna. It's spicy tapi endang bambang.. rasanya paaas bangeeet ada taburan rawitnya hmmm.. mak nyooossss...
Minuman yg gw pesan namanya Fresh fruite Ice Tea Cocktail. Segeeerrrr... shluuurp....

Servicenya? ok banget. Cepet penyajiannya.... dan pelayannya ramah2..
Harganya? Make sense laaah...

Worth to try laaah...
Oh iya ..bisa dicek di : http://www.pancious.com/

Roti Unyil ikutan naik

Udah lama gak beli roti Unyil van Bogor. Berhubung tadi pagi kebetulan lancar banget dari rumah, sampe terminal masih jam 7 kurang. Aaaah mampir dulu ke tukang roti unyil yang mangkal sebelum jembatan penyeberangan . Mayan lah ntar buat coffee break  (emang ada ya? wakakakakkkk).

Dengan mantabnya nyiapin duit Rp 20,000 untuk 20 pcs roti imut itu. Eeeeh sambil ngobrol ama abangnya, mataku tertuju ama pengumuman di gerobaknya yg kira2 isinya begini:

"Mulai 1 Juni 2008, harga Roti Unyil per bijinya menjadi Rp 1,150. Terima kasih atas pengertiannya".

 agak nganga aku bacanya. Seingatku barusan naek deh dari 900 perak ke serebu. Eeeeh koq sekarang udah naik lagi.. ck..ck..ck...

Yaaa harap maklum deeeeh.. Dampak kenaikan BBM neeeeeh

*sekarang tinggal 9 biji lagi di meja*

Senin, 16 Juni 2008

Kesiangan dooong

Mati Lampu

Tadi malam, sampe rumah jam 18.30. Masuk komplek, ternyata mati lampu  (kena giliran juga rupanya...) Anak2 lg ngumpul di ruang tengah yg terang (kaya' laron aja yaa  nyari tempat terang). Kata mbak asisten, mati lampu dari jam 17.00. Keila yg lagi tengkurep sambil maen, begitu denger suara Ibunya lgs ngerayap mendekat sambil teriak2 kegirangan. "Horeee gentongku dataaaaang" gitu kira2 translationnya . Mas Aldi lg makan malam. Mas Raihan lg cuci muka sama mbaknya.

Gak nyenyak tidur

Setelah cuci muka, ganti piyama. Sesekali masih terbatuk-batuk. (Siang hari pas telp rumah, mbak asisten bilang, batuknya Raihan makin menjadi saja. Tiap batuk, muntah. Hmmm.. Aku bilang sih tetep kasih minum air putih anget). Tadi malam abis ganti piyama, muntahnya makin parah. Nyemburin air semua kaya' air mancur. Aku minta tolong mbak asisten untuk nggantiin bajunya, trus jangan lupa dioles transpulmin. Trus aku minta tolong dibuatin teh Lou han kuo anget buat Raihan. (maaf ya naaak... secara dik Keila juga lagi minta 'jatah' jadi gak bisa nanganin langsung deh)

Abis itu, pindah semua ke kamar. Sambil tiduran, aku susuin Keila sambil mijit2 punggung Raihan. (maaf ya mas Aldi, gak kebagian pijitan Ibu). Gak berapa lama anak2 tertidur pulas. Giliran ibunya yang sibuk ama hape, sms-an ama Ojob (secara ayahnya anak2 lg gak dirumah sampe Kemis depan).

Jam 23.30an Raihan mulai terbatuk batuk lagi. Aku samperin dia lagi, kupegang keningnya, agak panas. Aku bangunin sekalian sambil kukasih air putih hangat dan kuukur suhunya. hmmm 37.8 der sajah. Yo wis habis itu dia tertidur lagi. Aku juga pindah njejerin Keila. Gak brapa lama, batuk2 lagi. Dilanjut pake acara muntah lagi. Akhirnya kupindahin Keila dulu ke kamar sebelah, trus bangunin mbak Asisten lagi buat gantiin sprei dll. Duuuh kesihan banget deh Rai... udah deh pokoknya semalem akhirnya boboknya gak nyenyak. Pules2 malah menjelang Subuh.

Bangun kesiangan

Alhasil, jam 05.45 baru bangun . Itu bangunnya juga karena Keila udah colek2, trus terdengar suara mas Aldi yang berisik karena dia juga kesiangan, takut terlambat, bla bla bla... Begitu keluar kamar, aku liat Mas Aldi jg baru selesai mandi. Tapi alamaaaaak... lha koq rambut bin wajah masih kering? Aku tanyain dooong: "Udah mandi Mas?" Aldi bilang "Udah" (sambil bersungut-sungut). Laaah wong masih kering gitu koq bilang udah mandi. Langsung gw suruh masuk lagi, aku mandiin lagi. (wuiih pokoke heboh banget deh pas mandiin dia pagi ini. Perngeyelannya itu loh). Selesai mandiin Aldi, karena air hangat masih banyak, sekalian aja gw mandiin Keila. (uuuh nikmatnyaaa ngurusin anak2). Biasanya gw mandiin Keila cm saat weekend aje . Kelar ngurusin anak2, baru giliran gw siap2 ngantor. Kelar2 udah jam 06.20. hihihiii.. pasrah dot kom aja deh... Mana kudu naek kendaraan umum karena Ojob lg nyebrang.

Salah strategi di Terminal

Sampe terminal Br Siang, gw salah strategi naik bis lagi. Ada Laju Utama yg udah siap berangkat. Biasanya gw naik dari belakang. Eeeh koq ya ndilalah gw ngantri aja didepan. Alhasil begitu nyisir sampe belakang, udah gak ada tempat duduk . Turun bis lagi, demi ngantri ke bis selanjutnya. Udah kena asap knalpot dari segala penjuru, eeeh ternyata bis yg kita tuju itu berangkat belakangan, suruh pindah lagi ke bis depannya. Adanya Sinar Jaya (uuuh aku agak parno ama bis ini, tp yaa apa boleh buat deh.. duduk manis aja). eeeh gw lihat di depan ada antrian bis Agra Mas. Lah koq cepetan dia penuhnya? Tp udah males pindah. Tp tunggu punya tunggu koq si Sinar Jaya ini gak penuh2 yaa... sampe tuh Agra Mas udah jalan duluan. (Uuughh andaikan aku pindah tadi). Sementara di antrian lain ada bis Maya Raya yg lg nunggu penuh juga. Udah ah... akhirnya aku putuskan turun dari Sinar Jaya dan pindah ke Maya Raya. Meski agak lama penuhnya, tp ternyata masih lebih cepet dibanding Sinar Jaya tadi. Finally jam 07.05 bis baru beranjak meninggalkan terminal Baranang Siang hueheheee... Pasrah dot kom lagi.. telat..telat deeeeh....

Eeeh gak dinyana jalanan lancar sulancar... Antrian TMII yg biasaya padet, pagi ini terasa lengang. Palingan tersendat sedikit pas mau keluar ke arah UKI. Sampe UKI jam 07.45 langsung naek ojeg ke kantor. Ternyataaaaaa.. sampe kantor bener2 paaaas jam 08.00

Horeeee gak telaaaaat...meski kesiangaaaan...

Kesimpulan

Besok mau mengulang lagi aaaaah... mandiin anak2 dulu baru berangkaaat...

 

Graduation's Day

Start:     Jun 21, '08 08:45a
Location:     PG Rumah Kita
Hmm tidak berasa, Raihan sebentar lagi 'lulus' PG hueheheee
Gak sabar pengen lihat dia tampil di panggung.
Pake acara mogok nggak ya?

mudah2an sih enggak. Secara mnrt cerita bu guru kemaren, dia udah mulai berani tampil ^_^

Rabu, 11 Juni 2008

[info] Emut Permen Happy V 5 Murid TK Teler

Selasa, 10 Juni 2008 | 10:12 WIB

JAKARTA, SELASA - Lima murid Taman Kanak-kanak (TK) Sekar Bangsa, Yayasan Panti Nugraha, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, teler setelah mengemut permen bermerek Happy V, Senin (9/6) pagi.

Pihak sekolah segera membawa kelima anak itu ke Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Karena kondisi mereka mengkhawatirkan, pihak sekolah memutuskan memindahkan mereka ke Rumah Sakit Umum Pusat Fatrnawati. Permen itu diduga mengandung narkoba. Bahkan, dokter di RS Fatmawati menengarai permen itu sejenis pil koplo yang lazim digunakan sebagai penenang.

Kelima anak TK itu adalah Rida (6); beralamat di Jalan Tridarma 12, Cilandak Barat; Andre Faleria (6) di Jalan Kaiman Jaya 2, RT 02 RW 04, Cilandak Barat; Noval (6) di Jalan Pinang; Rushi Ilalang (6) di Jalan Kahfi 1/10, Ciganjur; dan Ardian (6).

Dari lima murid yang diduga keracunan permen "narkoba" tadi, dua di antaranya harus dibantu dengan infus. Sampai kemarin siang, kondisi Andre Faleria paling parah. Anak yang di sekolah dikenal doyan makan ini kemarin meminta lima permen yang dikira cokelat itu.

Kepala Polsektro Cilandak Kompol Makmur Simbolon memastikan pihaknya sedang melakukan penyelidikan. Sisa permen yang masih dikemas disita polisi. Tim narkoba dari Polsektro Cilandak kemarin juga datang ke sekolah dan ke RSUP Fatmawati. Polisi belum memastikan permen yang bermasalah itu memiliki kandungan narkoba atau tidak.

TK Sekar Bangsa yang dipimpin Ny Ati tampak sibuk mengurus anak-anak didiknya. Karena peristiwa itu terjadi di sekolah, pihak TK Sekar Bangsa menyatakan akan bertanggung jawab. Para guru mendampingi para korban sejak anak-anak itu ditemukan mabuk sampai ke rumah sakit. Salah seorang guru, Yana, menyatakan, dia melihat anak-anak yang mengemut permen itu berjalan sempoyongan. Bahkan ada murid yang sampai berkali-kali menabrak pintu. Para guru segera bertindak menyelamatkan siswanya.

Menurut keterangan, permen itu dibawa murid bernama Rida yang dibekali dari rumah oleh Sri (27), ibunya. Ibu rumah tangga itu mendapatkan barang tersebut dari suaminya yang baru pulang dari luar kota. Sri mengira permen itu adalah cokelat. Saat istirahat di sekolah, Rida mengeluarkan bekal dan menawari kawan-kawannya. Mereka ramai-ramai menikmati cokelat oleh-oleh dari luar kota itu. Setiap anak rata-rata menghabiskan dua hingga tiga bungkus, kecuali Andre yang menghabiskan lima bungkus hingga kepalanya pusing dan berjalan terhuyung-huyung.

Murid-murid TK itu mengemut permen sekitar puku1 09.30. Setengah jam kemudian, permen dengan bungkus kertas timah berbahasa Jepang itu bereaksi. Di bungkus luar ada tulisan "Uagie" merek Happy V.

Polsektro Cilandak, Jakarta Selatan, masih melakukan pengusutan dengan memanggil beberapa saksi untuk dimintai keterangan. (Warta Kota/yos)

Berita dari sini.

Duuuuuh miris banget baca berita ini. Gimana nasib anak2 yang tidak terkontrol jajanan di sekolahannya ya? Yuuk para ortu, sebaiknya anak sekolah dikasih bekal dari rumah aja dan benar2 harus ditekankan lagi ke anak2 jajanan mana yang boleh dan mana yang enggak boleh. Alhamdulillah so far sih di sekolah anak2ku gak boleh bawa uang jajan dan memang mereka alergi coklat

Minggu, 08 Juni 2008

Batam - Singapore, MDO Again


just before landing @ Hang Nadim

Yiiihaaaaa... dapat ijin lagi dari suami untuk 'refreshing'
Kali ini agak jauhan deeeh... huehehee
Oknum masih sama ama trip ke Bandung bulan Maret yll, tp minus 1 orang yang akhirnya menyesal karena tidak ikut hihihiiiiii

Well gak bisa crita panjang2, karena sebenernya kejadiannya udah lama berlalu. Yaitu tanggal 17 - 20 Mei 2008.

Pokonya seru abiiiisss....
Jadi backpackers lagi setelah bertaon-taon tidak merasakannya...
Dan beruntung karena banyak teman2 baikku yang bersedia membantuku (baik memberikan tumpangan kendaraan, maupun tumpangan untuk tidur kekekekekkk)

Batam udah banyak berubah, udah banyak Mal. Dulu (11 thn yll) baru ada 1 mal di Batam Center.
Singapore juga. Udah semakin sesak MRT-nya gak kaya' dulu. Apalagi di Little India pas malam minggu hiks...

Ini dia sebagian gambar2nya

Kamis, 05 Juni 2008

[Celotah Anak] Jika aku jadi Presiden

Versi Aldi yaaa

Aldi : Aku mau hancurkan semua kendaraan bermotor

Ibu: Kenapa?

Aldi: Iya Bu, soalnya kan kendaraan bermotor itu mengeluarkan asap yang mengandung karbon monoksida (tarif nafas bentar) juga dioksida (seingatku sih klo karbon dioksida dr keluaran napas kita deh ya?). Udah gitu, nantinya kan bumi makin panas karena adanya efek rumah kaca

Ibu: [surprise banget]. Emang efek rumah kaca itu apa Mas?

Aldi: Ya itu karena adanya gedung2 bertingkat, terus cahaya matahari dipantulkan lagi. Makanya aku akan buat semuanya seperti di desa. Aku suka di desa, udaranya masih sejuk. Seperti di Magelang itu Bu, trus juga di Puncak.

Ibu: [hmmm...] trus..trus klo mau pergi gimana dong mas?

Aldi: yaa kalo jarak pendek, pake sepeda aja. Kan asik Bu, naek sepeda. Kalo jarak jauh pake delman aja. Trus klo jarak menengah pake becak [brenti bentar sambil nerawang]. Eh tapi kan klo becak pake tenaga manusia yaa .. kasian.. udah pake delman aja

Ibu: Iya ya maas kalo pake delman, kotoran kudanya bisa dipake pupuk

Aldi: Iya bu.. kan itu bisa kita pake buat tanaman. Pasti nanti tanamannya jadi banyak. Jadi hijau deh.. Seger deeeh...

Ibu: Tapi mas.. klo kita naik delman ke Puncak kira2 berapa hari yaa sampainya? Trus kalau kita mau ke Jakarta? Apalagi ke Magelang ya?

Aldi: heheheheee... [sambil nyengir]

[udah langsung nerusin baca buku dinosaurus lagi]

Ibu: Bentar mas.. koq mas tau tentang rumah kaca dll darimana sih?

Aldi: Yaa ibu.. .kan ada di Bobo?

Itulah sekelumit percakapan antara Aldi & Ibunya tadi malam pas Ibunya cerita tentang kegiatannya di kantor siangnya. Kebetulan di kantor lagi ada Launching Program Go Green, dimana disitu dijelaskan tentang rencana2 kita kedepan untuk Save our World. Trus ngundang Pak Slamet dari WALHI juga. Trus di akhir acara setiap orang yang datang, dikasih Pohon Rambose untuk ditanam di rumah masing2.. duuuh senangnyaaa... LETS GO GREEEN.

Foto diambil dari meja tetangga

Selasa, 03 Juni 2008

Elpiji masih kosong

Menyambung jurnal yang disini, dua hari yang lalu giliran gas depan yg habis . Dan masih dengan perjuangan yang sama bahkan kali ini daerah jajahan pencarian lebih luas, tetep aja my asisten tidak berhasil menemukan Gas secuilpun . Kudu berjuang sampe mana lagi ya? Kemarin pas telpon ke Engko2 langganan dibilangin kemungkinan hari ini akan datang dan disuruh siap2 klo harga akan naik menjadi Rp 65,000 . Padahal biasanya harganya Rp 54,000. Bagooooeeessss!!!!

Tapi barusan aku telpon lagi, katanya blon datang persediaannya. Dan si engko bilang, hari ini juga belom tentu datang koq bu..

Sebenernya di rumah juga aja kompor minyak tanah. Tapi udah 2 bulan belakangan ini tangki-nya kosong. Minyak tanahpun lenyap dari lingkungan tempat tinggalku.

Apa harus beli kompor listrik aja ya? Tapi ntar dibilang pemborosan energi lagi.. Kan lg disuruh hemat pemakain listrik?

*bener2 gak ngerti nih ama pemerintah saat ini*

Warna Pelangi

Me-Ji-Ku-Hi-Bi-Ni-U

Kata2 diatas aku dapat dari bu Guru sekolahku jaman dulu. Tapi aku tak ingat lagi apakah jaman SD or SMP.

Singkatan itu mempermudah kita mengingat warna pelangi, yaitu

Merah-Jingga-Kuning-Hijau-Biru-Nila-Ungu

Dan singkatan itu aku tularkan ke anak2ku tiap mereka bertanya sebenernya warna pelangi itu apa saja sih Bu? Sehingga merekapun dengan mudah mengingatnya.

Tapiii ternyata sekarang udah berubah lagi tuh warna pelangi. Minggu lalu, pas periksain hasil ulangan mas Aldi. Ternyata pas dia jawab warna pelangi seperti warna-warna diatas, ada yang dicoret. Yaitu warna Nila. Heee? Sejak kapan yaa warna pelangi berubah?

Tapi terus terang sekarang aku juga jadi binun, sebenernya warna Nila itu seperti apa ya? Apakah Ungu muda? Atau macam Lembayung Senja? atau seperti apa?

Nhaa kalo warna Pelangi versi lagu anak2 seperti ini niiih

Pelangi pelangi

Alangkah indahmu

Merah Kuning Hijau

Di langit yang Biru

 

Picture taken from here.